Hujan yang belakangan ne mengguyur pesisir aceh dan sebagian daerah lainnya membuat beberapa tempat digenangi banjir. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat beberapa orang untuk mempertaruhkan nasib menjadi abdi negara hari minggu besok….

Begitu besarnya keinginan orang ingin menjadi PNS mungkin salah satunya karena ingin agar masa depannya menjadi cerah, ,,,, (ahhh…alasan aja mungkin, padahal tanpa PNS pun jika mentari masih keluar di pagi hari tanpa mendung, cuaca tetap cerah kan… ,,, ^_^ ) .

tapi itu semua merupakan hak private seseorang yang gk boleh kita sama kan dengan hak angket seperti penyelesaian kasus bank century yang digunakan oleh DPR untuk menyelesaikan masalah yang merugikan negara mencapai 2 trilyun itu… Besarnya gaji PNS dan jaminan masa depan yang begitu menggoda itulah yang membuat sebagian orang rela berkorban apa saja untuk mencapai cita-cita nya itu (mungkin aja sebagai salah satu syarat untuk bisa diterima jadi menantu kak Rabiah.. tuk mendapatkan sinyak mamehnya…  )

Salah satu hal yang paling menggiurkan adalah janji pemerintah yang ingin menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun 2010 sebesar rata-rata 5 persen. Selain itu, pemerintah juga akan menaikkan tunjangan secara signifikan kepada PNS di 12 departemen atau lembaga yang akan menjalankan program reformasi birokrasi.

Gaji pokok PNS sendiri paling rendah sebesar Rp 1.040.00 untuk Golongan I a dengan masa kerja 0 tahun. Dan gaji pokok tertinggi sebesar Rp 3.400.000 bagi PNS golongan IV e dengan masa kerja 32 tahun.

Gaji pokok ini tidak termasuk tunjangan yang diberikan kepada PNS. Jika memasukkan tunjangan, take home pay terendah PNS bisa dilihat di sini.

Berikut ini perincian detail gaji PNS dari golongan terendah ke tertinggi:

Pegawai Golongan Ia dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.040.000
Pegawai Golongan Ia dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 1.091.700
Pegawai Golongan Ia dengan masa kerja 16 tahun sebesar Rp 1.262.700

Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.320.300
Pegawai Golongan II b dengan masa kerja 5 tahun sebesar Rp 1.462.300
Pegawai Golongan II b dengan masa kerja 15 tahun sebesar Rp 1.650.800

Pegawai Golongan II c dengan masa kerja 3 tahun sebesar Rp 1.487.600
Pegawai Golongan II c dengan masa kerja 7 tahun sebesar Rp 1.561.600
Pegawai Golongan II c dengan masa kerja 15 tahun sebesar Rp 1.720.700

Pegawai Golongan II d dengan masa kerja 3 tahun sebesar Rp 1.550.600
Pegawai Golongan II d dengan masa kerja 7 tahun sebesar Rp 1.627.600
Pegawai Golongan II d dengan masa kerja 15 tahun sebesar Rp Rp 1.793.400

Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.655.800
Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 1.738.100
Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 10 tahun sebesar Rp 1.869.300

Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 1.954.300
Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 2.051.400
Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 10 tahun sebear Rp 2.206.200
Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp 2.880.800

Sementara untuk pejabat eselon I, yaitu golongan IV d dan golongan IV e

Golongan IV d dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.212.900
Golongan IV d dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 2.322.900
Golongan IV d dengan masa kerja 10 tahun sebesar Rp 2.498.200
Golongan IV d dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp3.262.000

Golongan IV e dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.306.500
Golongan IV e dengan masa kerja 4 tahun sebesar Rp 2.421.200
Golongan IV e dengan masa kerja 10 tahun sebesar Rp 2.603.900
Golongan IV e dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp 3.400.000[/b]
Sumber : Depkeu RI

Tapi yang jelas bagiku tuk sementra ini, masih tetap setiap jadi abdi kontrakan kampus aja dulu, walaupun gajiku tidak sebanding dengan PNS….

Alhamdullah,,, walaupun aku tidak menjadi PNS, jadi penggangguran pun tidak…

Yang penting Tetap bekerja, wlaupun itu bukan menjadi pekerjaan tetap…..