Archive for June, 2009

Malam minggu memang malam yang asyik buat jalan-jalan,,,habiskan waktu duduk berduaan. mungkin itulah yang hal yang tersirat dari makna lagu Bang Jamal Mirdad ” Malam minggu malam yang panjang, malam yang asik buat pacaran, pacar baru baru kenalan. kenal di jalan jendral sudirman.

Itulah fenomena malam minggu dengan jiwa remaja. Suatu hal yang sebetulnya bukan lah adat budaya aceh sendiri.

yach semuanya tergantung masing-masing pribadi, gmn caranya menggunakan untuk membuatnya menjadi lebih bermakna tanpa hura-hura.

Bagi diriku sendiri, sebagai seorang pekerja malam yang selalu berkutat dengan kerjaan di media sebagai layouter  sangat jarang sekali bisa menyempatkan diri untuk bisa  jalan-jalan dan menikmati indahnya pesona malam minggu selama di banda,,,Memang pesona banda aceh setelah stunami terus berkembang dan lebih maju dibanding pra stunami.Pemikiran manusia yang bebeda membuat, cara menggunakan sesuatu pun berbeda. Ada sebagian mengambil kereta hanya untuk jalan-jalan dan menikmati keindah kota, ada juga yang suka Kopdar dengan kawan-kawan komunitas tertentu di keude-keude kopi yang terkenal di Banda aceh,, Read the rest of this entry

Artikel ini adlah postingan ku kemarin yang gak sempat ku upload karena masalah internet yang begitu lambat di kantor :: :-(

Setelah beberapa minggu belakangan ini di sibukkan dengan masalah di kantor yang makin gk jelas., minggu pagi kemarin setelah main badminton, dapat undangan ke laut untuk mengikuti acara Silaturrahmi dan Bubar Panitia Maulid IPP-Peusangan di Ujung Bate.
Walaupun suasana lagi kurang mood, namun demi sebuah kekompakan dan ukhuwah sesama anak Peusangan, aku tetap pergi menemani kawan-kawan dalam silaturrhami itu.

Jam 12.10 aku sampai di Ujung Bate. Wah … sampai disana Panitia langsung mengajak ku untuk makan ciang bersama,,,,,,,,, Memang sobat ku (Munawir) pengertian sekali… thank’s ya bro…

makan bareng dengan tokoh-tokoh Peusangan yang ada di Banda Aceh

makan bareng dengan tokoh-tokoh Peusangan yang ada di Banda Aceh

Habis makan, sebagian kawan-kawan yang tak peduli dengan teriknya, ada yang bermain volly, bermain bola kaki di pinggir pantai dan ada juga yang langsung mandi di laut (termasuk aku ) :-) .

panitia sedang membagi tim untuk main bola

panitia sedang membagi tim untuk main bola

Setelah beberapa menit berendam dalam air. Ku lihat di pantai, beberapa kawan Read the rest of this entry



Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Perjalanan desain dan gaya huruf latin mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan ROMAWI. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa dari Yunani. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.

Ketika perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa pada awal milenium kedua, buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan tangan. Konon untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes), maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini karena ketipis tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu, dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat ditulisakan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
Enciknas Art Album

blackletter


Hari ini merupakan jumat pertama di awal bulan juni 2009. Pagi tadi setelah menyambut sayyidul ayyam bersama kawan-kawan kantor  kami berencana shalat jumat di Mesjid Beurawe dekat dengan tempat kos.

Khatib jumat membahas tentang “Istiqomah ibadah” Adapun Inti yang tersirat dari khutbah jumat yang bisa aku ambil adalah :

* istiqomah dalam melaksanakan ibadah, istiqomah juga dalam menjauhi maksiat. Hari ini berada dalam keadaaan iman, besok sudah terjungkir dalam kemaksiatan. Jangan sampe ketika malaikat maut menjemput nyawa kita, disitulah baru muncul rasa penyesalan kita untuk bertobat. Sekarang yang terjadi dalam kehidupan kita adalah melaksanakan ibadah dengan tidak istiqomah atau cilet-cilet, Artinya ibadah ada, menyakiti hati untuk orang ada juga, shalat jamaah ada, tapi berzina juga suka, Read the rest of this entry

Kisahku di blog baru ku….

*-ini adalah postingan pertamaku di blog ku yang baru ini… …..

Dalam dua bulan ini perasaan susah dan gelisah selalu datang. Hari berganti hari, denting waktu pun terus berpacu sepertinya enggan untuk menunggu walau hanya sesaat. hidup sebagai anak rantau membuat aku dan kawan-kawan harus tegar dalam menghadapi dan menyikapi masalah yang sedang terjadi.

Semuanya berusaha dengan sekuat tenaga walaupun kondisi keuangan yang sudah sangat riskan namun semangat kawan-kawan untuk tetap eksis terlihat begitu kuat. walaupun terkadang di batas kekecewaan.
Memang sudah pernah aku dan kawan-kawan mencoba untuk berlayar ke samudera kehidupan mandiri menantang badai, walaupun layar itu pernah terkembang dan terpaksa di turunkan ketika ada badai, itu hanya sebuah kata dan motivasi dari seseorang yang terus memberikan saran agar jangan sampai melihat masalah yang terjadi itu sebagai sebuah masalah, tapi bagaimana caranya dalam  menyikapi maslah itu” saran dari bang is (pengeja kalam dalam. Read the rest of this entry